Walaupun Sudah di Vaksin, Tetap Patuhi Aturan Protokol Kesehatan Dengan Ketat

Banjar, mediaotonomiindonesia.com Adanya siswa disalah satu SDIT yang terkonfirmasi positif covid-19, pihak Puskesmas Kecamatan Pataruman I melakukan test swab kepada para siswa di sekolah tersebut, Rabu (16/2/2022).

Menurut Galih Permana Putra, petugas PKM Pataruman I kepada mediaotonomiindonesia.com mengatakan, bahwa test swab ini merupakan yang kedua kalinya.

Yang pertama dilaksanakan kemarin pada hari Selasa 15 Februari, ujar Galih.
Test swab kedua ini dilakukan dalam rangka tracking kontak erat dengan yang terkonfirmasi positif hasil test kemarin.

Jumlah siswa yang terkonfirmasi positif seluruhnya ada 7 siswa, semuanya kelas enam. Sementara hasil test swab kepada pendidiknya, diketahui ada 4 orang guru yang hasil test swab nya positif.

Dalam kesempatan ini Galih berpesan agar tetap melaksanakan protokol kesehatan dengan ketat walaupun sudah di vaksin, karena siswa dan guru yang terpapar semuanya sudah divaksin, kata Galih.

Selanjutnya menurut Galih, masyarakat harus faham, bahwa vaksin itu bukan benteng, bukan tiba-tiba divaksin jadi kebal terhadap virus, tidak ujarnya.

Vaksin lebih membantu kearah supaya gejalanya ketika tertular tidak parah, tetap masih ada kemungkinan resiko tertular.
Untuk siswa dan guru yang terkonfirmasi positif, menurut pedoman Kemenkes yang tanpa gejala melaksanakan isolasi selama 10 hari, kalau disertai dengan gejala minimal 13 hari, kata Galih.

Sementara itu salah seorang guru yang menghadiri palaksanakan test swab mengatakan, untuk proses pembelajaran dalam minggu ini akan dilakukan secara daring, selanjutnya menunggu perkembangan dari hasil test swab ini, ujarnya.

Hadir dalam pelaksanaan swab ini Lurah Kelurahan Hegarsari Sukmana, Bhabinkamtibmas Kel. Hegarsari Aipda One Suherman serta guru dan orangtua siswa. (Yudhi’s)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*