
Jakarta, mediaotonomiindonesia.com – Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Sudin Dukcapil) Jakarta Barat memperkuat komitmen pelayanan publik melalui sinergi lintas instansi bersama aparat penegak hukum. Langkah konkret tersebut diwujudkan lewat pelaksanaan giat pengecekan dan verifikasi data biometrik tahanan bersama jajaran Polsek Kebon Jeruk Resor Jakarta Barat pada Kamis (13/8/2026).
Kolaborasi ini berfokus pada pemastian keakuratan dan validitas identitas para tahanan guna mendukung kelancaran penyusunan berkas perkara pidana hingga proses penuntutan di pengadilan. Langkah penelusuran biometrik menjadi krusial mengingat data kependudukan yang sahih merupakan elemen fundamental dalam memastikan kepastian hukum.
Kepala Seksi Pendaftaran Penduduk Sudin Dukcapil Jakarta Barat, Lisa Anggraini, menjelaskan bahwa kendala administratif kerap muncul saat tersangka tidak membawa identitas resmi saat proses penangkapan.
“Terkait cek biometrik sidik jari tahanan, ini dilakukan untuk kepentingan kelengkapan berkas penuntutan tindak pidana. Ketika ditangkap, mereka sering kali tidak membawa identitas, padahal untuk sampai ke tahap putusan pengadilan harus ada data diri tahanan yang jelas,” ujar Lisa.
Melalui pencocokan sidik jari ke dalam basis data kependudukan nasional, identitas asli tahanan dapat langsung terverifikasi secara presisi. Hal ini mencegah potensi kekeliruan subjek hukum (error in persona) serta mempercepat pelimpahan berkas ke kejaksaan.
Sinergi antara Dukcapil Jakarta Barat dan Polsek Kebon Jeruk Resor Jakarta Barat ini menegaskan bahwa keakuratan administrasi kependudukan berperan strategis dalam menopang tegaknya keadilan dan kelancaran proses peradilan pidana. (Leston Hasibuan)
Leave a Reply