Tahap Pertama BLT Dana Desa Di Desa Matagara Kab. Tangerang Dibagikan Hanya Kepada 149 KK

 

KAB. TANGERANG, MOI – Jaring Pengaman Sosial (JPS) berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang saat ini gencar disalurkan bagi warga terdampak Covid-19 di Kabupaten Tangerang diduga tidak tepat sasaran. Tepatnya di  Desa Matagara, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

Berdasarkan penelusuran dan konfirmasi wartawan kepada salah satu warga di Kp Matagara Puncak, narasumber yang tidak mau disebutkan namanya, tepatnya di RT 04/RW 01, Desa Matagara Kecamatan Tigaraksa, tidak mendapat mendapat bantuan langsung tunai dana desa. Kamis (18/6/2020).

“Benar pak satupun warga di RT 04 ini tidak ada yang mendapat bantuan langsung tunai. Padahal data data sudah kami berikan. Masak sih satu RT disini yang tidak ada yang terdampak covid-19, ngak mungkin,”tuturnya sama MOI.

Narasumber menambahkan, “mungkin waktu pemilihan Kepala Desa waktu itu tidak ada suara yang dapat dari RT 04/RW 01 atau tidak ada yang memilih Kades, sehingga satu wargapun dilingkungan ini tidak ada dapat bantuan langsung tunai.”

Hal itupun di konfirmasi kepada Kepala Desa Matagara, Edo Putra, mengatakan bukan hanya di RT 04/01 yang tidak mendapat bantuan langsung tunai.

“Jumlah RT di Desa Matagara ada 49 RT dan 10 RW, jadi bukan hanya di RT 04 yang tidak mendapat bantuan tersebut, masih ada RT lain yang belum kebagian. Dana desa bantuan langsung tunai tahap pertama yang sudah dibagikan Rp 89.400.000 kepada 149 KK. Untuk membaginya kepada warga yang terdampak Covid-19 kami cukup kewalahan,” katanya, Jumat (19/6/2020)

Edo Putra menambahkan, untuk pembagian Bansos dari Kementrian Sosial melalui Kantor Pos sampai saat ini tidak tahu berapa jumlahnya.

“Pembagian Bansos dari Kemensos melalui Kantor Pos, kami tidak tahu jumlahnya. Soalnya pihak Kantor Pos tidak ada konfirmasi kepada pihak Kami (Desa Matagara). Ini masih harus ditelusuri dari mana data penerima Bansos tersebut ?” (Sahat RM).

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*