TANGERANG, MEDIA OTONOMI INDONESIA – Pembangunan alun – alun Tigaraksa ini sudah menelan milliaran rupiah, namun sampai saat ini masih dalam tahap dikerjakan karyawan PT. Karya Laksana Sejahtera Sukses dengan mengabaikan RKS.
Padahal, Rencana Kerja dan Syarat-Syarat (RKS) adalah dokumen yang berisikan nama proyek berikut penjelasaannya berupa jenis, besar dan lokasinya, serta tata cara pelaksanaan, syarat-syarat pekerjaan, syarat mutu pekerjaan dan keterangan-keterangan lain yang hanya dapat djelaskan dalam bentuk tulisan.

RKS menjadi syarat yang harus dipenuhi oleh penyedia jasa atau rekanan sehingga dapat dimasukan ke dalam Standar Dokumen Pengadaan (SDP). RKS penting untuk direview dan dipahami seawal mungkin oleh pihak penyedia demi kelancaran pelaksanaan proyek. Hal ini untuk menghindari terjadi RKS tidak applicable terhadap kondisi aktual di lapangan. Semua pihak wajib melakukan review dokumen RKS demi pelaksanaan proyek yang baik dan lancar.
Namun, fakta dilapangan bahwa karyawan PT. Karya Laksana Sejahtera Sukses mengabaikan RKS, contoh nyata dilapangan tanpa memakai alat pelindung diri.
Padahal,anggaran pembangunan alun alun Tigaraksa bersumber dari APBD tahun anggaran 2020 dengan besaran biaya Rp.3.405.000.000 (tiga milliar empat ratus lima juta rupiah).
Investigasi dilapangan, proyek yang dikerjakan oleh karyawan PT. Karya Laksana Sejahtera Sukses, sedang membongkar paving blok yang sudah terpasang dan karyawan tidak menggunakan alat pelindung diri (APD).
Pelaksana PT. Karya Laksana Sejahtera Sukses, besi sloop yang di pasang dan besi kolom praktis pakai besi yang sangat kecil seperti tampak dalam gambar. Padahal, anggaran yang digelontorkan oleh pemerintah Kabupaten Tangerang milliaran rupiah.

Sampai berita ini diturunkan pihak Dinas Tata Ruang dan Bangunan dan pelaksana belum bisa ditemui.
Dari sumber lpse.tangerangkab.go.id sudah empat kali ditenderkan Alun -Alun Tigaraksa dan sudah menelan biaya dari APBD, 20 Milliar rupiah. Proyek ini persis dekat kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang.
Proyek ini diketahui oleh Kasi Intel Nana Lukmana. “Proyek alun – alun Tigaraksa sudah empat kali di tenderkan dan dikerjakan.” Tuturnya, Selasa (10/11/2020). (team red)
Leave a Reply