
TANGERANG, MEDIA OTONOMI INDONESIA – Kunjungan Menteri Koperasi dan UKM RI, Teten Masduki dan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar ke pantura dalam acara penyerahan program pembangunan hibah rumah siap huni dari Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia (KSBMI)
“Dalam Acara Penyerahan 4 rumah hibah siap huni dari koperasi syariah benteng Indonesia di kampung Bojong, Desa Laksana, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang. Rabu (17/3/2021).
Dalam acara tersebut di hadiri oleh Kementerian Koperasi dan UKM, Deden Masduki, Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar, Kepala Dinas Kabupaten Tangerang, Nur Hayati, Camat Pakuhaji Asnawi, Kapolsek Pakuhaji AKP Dodi Abdul Rohim, Danramil 10/Spt Kapten Siregar, Wakapolres Tangerang Kota, Dandim 0510/Trs Letkol Bangun Siregar.
Penerima rumah hibah siap huni adalah anggota koperasi Benteng Mikro Indonesia (BMI) Diantaranya, Marni (55) tahun, Fahrida (60) tahun, Masiah (55) tahun, Katmi (60) tahun dan semua warga masyarakat kampung Bojong Rt.03/02, Desa Laksana, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang.
Bupati Kabupaten Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, dalam sambutannya, bantuan bedah rumah tersebut merupakan program hibah Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia.
Zaki mengakui, masih banyak kediaman warga di Kabupaten Tangerang yang membutuhkan uluran tangan dari pemerintah.
“Masih ada 8000 rumah tidak layak huni di Kabupaten Tangerang. Ini sudah menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Tangerang,
Mudah-mudahan koperasi syarih benteng mikro Indonesia bisa menjadi motor penggerak koperasi lainnya dan mampu mensejahterahkan para anggota koperasi dan Masyarakat luas,” ucap Zaki.
Dalam kesempatan itu Menteri Koperasi dan UKM Teten Marzuki, Mengapresiasi setinggi nya kepada BMI atas solidaritas nya dalam membangun masyarakat dan anggota, “ini model koperasi yang baik dan patut dipertahankan,” tutur Teten.
Koperasi itu harus melakukan terobosan terobasan bagus dan memilki karakter gotong -royong saling menolong satu dengan yang lainnya untuk mengubah Masyarakat yang tidak mampu menjadi mampu yang tidak memiliki usaha bisa memiliki usaha.
“Kita harus mengembangkan sirkuit model ekonomi koperasi yang ekonominya berputar di koperasi saja,” pungkasnya. (Sahat RM)
Leave a Reply