Surat Terbuka Buat Bapak Presiden RI Joko Widodo Dari Petani Ramunia

 

RAMUNIA, MEDIA OTONOMI INDONESIA – Lahan pertanian di Desa Ramunia Kec. Pantai Labu Sumatera Utara yang diusahakan untuk lahan pertanian dari sejak reformasi tahun 1998 saat ini tidak dapat mereka usahakan lagi, atas rasa ketidakadilan ini petani Ramunia mengadu kepada Presiden RI Joko Widodo melalui surat terbuka berharap Presiden mengetahui dan memberikan harapan yang berpihak kepada petani Ramunia. Informasi yang di dapat di waktu pemerintahan Presiden Gus Dur lahan tersebut dapat mereka kuasai.

Ket Foto : Open H. Manurung ; petani Desa Ramunia

 

Salam hormat kami dr petani Ramunia…buat bpk Presiden Joko Widodo.

Melalui surat terbuka ini kami Forum Masyarakat Tani Maju (format) meminta perhatian pak presiden Jokowi atas keadaan kami yg sampai skrg belum mendapat rasa keadilan dimana lahan pertanian pangan yg kami usahai semenjak masa reformasi 1998 dirampas dan ditembok oleh para mafia2 tanah yg mengatasnamakan institusi kekuasaan negara yaitu TNI.
Semenjak reformasi era presiden Gus Dur kami petani Ramunia/format merasakan keadilan /kesejahteraan dimana lahan kebun Ramunia yg setelah lama dikuasai puskopad dam 2 bb dpt kembali diusahai rakyat petani sekitaran desa Ramunia tepatnya di kec P labu Kab Deli serdang. Sejahteranya petani dpt kami rasakan akibat lahan persawahan tsb dpt kami tanam padi 2 kali dan kedelai 1 kali dalam setahun dgn hasil panen yg sangat memuaskan yaitu 9 ton gkp dlm 1 ha. Dan dr hasil itulah yg menjadi penopang hidup kami sehari2 sehingga anak2 kami bisa sekolah dan membiayai kwbutuhan2 hidup sebagaimana tinggal di kampung.
Tetapi rasa cukup dan rasa keadilan yg kami rasakan harus hilang ditelan oleh alat terkuat dr kekuasaan negara kami juga.
Akhir thn 2014 bangsa Indonesia bergembira dgn suksesnya pelaksanaan pilpres sampai pelantikan presiden baru RI yaitu pak Joko Widodo. Dan sebagaimana umumnya Indonesia bergembira kami juga warga yg tinggal di desa2 Ramunia juga ikut bergembira , tetapi rasa gembiar kami atas pelantikan bpk Jokowi sbg presiden RI berbanding terbalik dgn apa yg menjadi harapan kami krn tdk lama dr pelantikan bpk sbg presiden terjadi bencana kemanusian bagi kami krn lahan pertanian pangan kami yg sdh kami usahai dan menjadi penopang hidup kami telah dirampas dan ditembok oleh mafia2 tanah / para aparat TNI yg mengawasi.
Berdasarkan situasi dr kejadian ini kami sangat ragu dan kuatir atas pemimpin negara kami yaitu bpk Jokowi akan ketidakmampuannya utk memimpin dan mengatur alat2 kekuasaan yg ada dipemerintahannya. Akan tetapi rasa ragu dan kuatir tsb kami kesampingkan krn kami msh sangat mencintai presiden baru kami saat itu dan sambil berurai airmata kami terus berjuang dan menyuarakan apa yg hendak kami raih dari rasa keadilan.
Tapi apalah daya kami dr masyarakat kecil dan bodoh yg tidak memiliki apa2 utk dpt menyampaikan aspirasi/derita kami langsung dgn presiden Jokowi , hanya melalui surat terbuka inilah kami harapkan utk dpt menyampaikan penderitaan kami ke bpk presiden Jokowi dan kiranya juga para pegiat keadilan dpt mwmberikan jawaban atas permintaan tolong kami ini.

Beriringnya waktu sdh 7 thn pemerintahan Jokowi, agar keraguan kami atas kemampuan kepemimpinan bpk atas alat2 kekuasaan yg ada dipemerintahan bpk seperti pd awal pelantikannya tdk terbukti kami berharap bapak Jokowi bisa menyelesaikan persoalan2 pertanahan /agraria di seluruh negeri terlebih permasalahan tanah kami yg dirampas TNI. Kami sangat mengagumimu pak Jokowi ..kami sangat mencintaimu pak Jokowi…jgn bpk sakiti rasa cinta kami pak.

Salam kami dr FORMAT. An Open H. Manurung

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*