Gelora Banjar Patroman Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Covid-19

mediaotonomiindonesia.com, Banjar – Wali Kota Banjar Ade Uu Sukaesih meninjau Gelora Banjar Patroman yang dijadikan pusat isolasi bagi pasien covid-19 dengan gejala ringan dan yang tidak bergejala.

Hadir dalam peninjauan ke lokasi tersebut Wakil Walikota Nana Suryana, Kapolres Banjar AKBP Ardiyaningsih, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Banjar Ade Hermawan S.H, M.H, Sekda Kota Banjar Ade Setiana, Kadispora Dedi Suardi, Kasatpol PP Eddy Nurjaman, Kepala BPBD Kusnadi, Kadis Kesehatan, Mayor Czi Budi Pabung Kodim 0613 Ciamis serta dr. Agus dari Dinkes Kota Banjar, Senin (9/8/2021).

Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Kota Banjar Dedi Suardi mengatakan, sebanyak 64 tempat tidur telah siap digunakan sebagai tempat isolasi pasien Covid-19 dengan gejala ringan dan tanpa gejala. Tempat tidur tersebut berasal dari BPBD sebanyak 24 velbed dan 40 tempat tidur dari Dinas Tenaga Kerja Kota Banjar.
Fasilitas yang disediakan cukup lengkap, seperti Televisi, Wifi, serta kamar mandi.

Sementara itu menurut Ade Uu Sukaesih, program isolasi terpusat ini merupakan upaya Pemerintah Kota Banjar untuk menyelesaikan permasalahan isolasi mandiri warga yang terpapar Covid-19. Banyak pasien yang tidak mempunyai sarana isolasi yang memadai, sehingga proses isolasi tidak maksimal.
Nantinya, jika ada pasien yang isolasi, tapi di lokasi isomannya tidak memadai akan dilakukan isolasi disini, tapi untuk pasien yang tidak bergejala sampai gejala ringan.
Yang paling penting, pasien tidak bisa keluyuran keluar rumah. Sehingga tidak menularkan kepada orang lain, ujarnya.

Ade Uu Sukaesih menyatakan secara resmi bahwa Gelora Banjar Patroman sebagai isolasi terpusat bagi pasien covid-19 Di Kota Banjar, mulai beroperasi, Sabtu, 7 Agustus 2021.
Senada dengan Wali Kota Banjar, Kapolres Banjar mengatakan penggunaan Isolasi terpusat ini sangat membantu dalam pencegahan penyebaran Covid-19, dengan isolasi terpusat tersebut warga masyarakat yang terpapar Covid-19 dapat menjalani isolasi di sini. (Yudhi’s)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*