Kepsek SMAN 4 Cikupa Tidak Mau Di Konfirmasi Tentang PPDB

 

TANGERANG, MEDIA OTONOMI INDONESIA – Penerimaan Peserta Didik Baru tahun ajaran 2020/2021 di SMAN 4 Cikupa,Kab.Tangerang telah usai dilaksanakan beberapa minggu yang lalu.

Kepala Sekolah SMAN 4 Cikupa Drs. H. Dedi Heryadi, M.Pd ketika di konfirmasi melalui WhatsApp dengan no.0811932xxx, berapa jumlah siswa yang diterima sesuai dengan peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan no.44 tahun 2019 PPDB 2020 yang dibagi menjadi 4 jalur penerimaan. Jalur Zonasi 50%, Jalur Prestasi 30%, Jalur Afirmasi 15% dan Jalur perpindahan Orangtua atau wali 5%. Kamis (13/8/2020)

Yang kedua bahwa penuturan orangtua siswa kepada Media Otonomi Indonesia, Kepsek Dedi Heryadi menolak menerima siswi untuk sekolah di SMAN 4 Cikupa Kab.Tangerang. Padahal orang tua siswa tersebut dapat arahan dari KCD untuk mendaftar di SMAN 4 Cikupa Kab.Tangerang. Namun, arahan itu dihiraukan oleh Kepsek SMAN 4 Cikupa. Kalau siswi diterima itu untuk di Kantor Cabang Dinas Kab.Tangerang, kami tidak menerima siswi disini, kalau ingin sekolah silahkan mendaftar di SMAN yang lain. Kalau mau dilaporkan silahkan,kata Dedi Heryadi kepada orangtua siswa.

Lanjut orangtua siswa/wali,”guru Heru Purwito S.Pd, M.M membeberkan kepada orangtua siswa bahwa kalian juga sudah berapa kali datang kesini pusing ngurusinnya. Saya dapat pesan dari Kepala sekolah (Dedi Heryadi), kami tidak menerima sekolah disini. KCD juga sudah beberapa kali datang kesini, kalau diterima kan itu di KCD,” tutur Orangtua siswa kepada kepada MOI menirukan pembicaraan Heru.

Sampai berita ini diturunkan Kepala Sekolah SMAN 4 Cikupa belum bisa dikonfirmasi. Apakah telah sesuai dilaksanakan aturan Permendikbud no.44 tahun 2019 tentang PPDB tahun ajaran baru 2020/2021. Apakah guru Heru benar telah pusing ngurusin siswa/sekolah di SMAN 4 Cikupa Kab. Tangerang sampai mengatakan kepada orangtua siswa?

Orangtua siswa mengharapkan insfektorat meninjau kembali PPDB tahun ajaran 2020/2021. (Red/team)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*