TPU Buniayu Hampir Penuh, 317 Warga Kabupaten Dimakamkan di TPU Khusus Covid-19

 

TANGERANG, MEDIA OTONOMI INDONESIA – Ratusan warga korban virus corona di Kabupaten Tangerang penuhi Tempat Pemakaman Umum (TPU) khusus covid-19, di Desa Buniayu, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang. Lahan seluas 3.000 meter persegi itu hampir penuh sejak diresmikan sebagai TPU khusus Covid sejak tahun 2020 lalu.

Kepala Dinas Perumahan Permukiman dan Pemakaman (DPPP) Kabupaten Tangerang Iwan Firmasah mengatakan, rencananya pemerintah akan memperluas lahan untuk pemakaman khusus jenazah terindikasi suspek ataupun terkonfirmasi covid-19.

“Lahan ada 72 HA ga usah beli cuma di matangkan saja,” katanya melalui whatsApp,Jumat (15/1/2020)

“Sebab, lahan seluas 3.000 yang disediakan untuk jenazah terindikasi atau terkonfirmasi covid-19, nyaris penuh,” ungkap Iwan.

Iwan membeberkan, sebanyak 57 warga ber-KTP Kabupaten Tangerang dimakamkan di lahan TPU khusus covid-19 di Desa Buniayu, Kecamatan Sukamulya pada periode 1 Januari 2021 sampai 13 Januari 2021. Ia menjelaskan, berdasarkan datanya, ke 57 warga itu memiliki riwayat kematian terindikasi suspek ataupun terkonfirmasi positif covid-19.

Datanya, kata Iwan, ia terima dari rumah sakit (RS) se-Tangerang Raya, RSUD Banten. Bahkan, lanjutnya, dari RS di Jakarta yang sempat merawat warga ber-KTP Kabupaten Tangerang yang dimakamkan di TPU Buniayu.

Di luar itu, Iwan mengimbau, warga selalu menerapkan 4 M, yakni memakai masker saat ke luar rumah, mencuci tangan sesering kali, menjaga jarak saat berinteraksi dan menghindari tempat kerumunan massa.

Iwan menginformasikan, bahwa pelayanan pemakaman covid-19 tidak dipungut biaya alias gratis. “Dan kami dari DPPP bidang pemakaman menyediakan peti dan mobil ambulans secara cuma-cuma bagi pasien covid-19 yang meninggal dan dimakamkan di TPU Buniayu,” ujarnya.

Tak hanya itu, lanjutnya, untuk pelayanan data ‘stand by’ 24 jam. Namun untuk pelayanan pemakaman dibatasi sampai pukul 24.00 WIB, mengingat tenaga para penggali makam yang terbatas.

Di tempat terpisah, Pengawas TPU Buniayu Ajat Sudrajat menambahkan, total mencapai 317 jenazah terindikasi suspek ataupun terkonfirmasi positif covid-19 dimakamkan di TPU Buniayu sejak 2020 sampai 13 Januari 2021.

“Luas lahan sementara yang disediakan untuk pemakaman khusus covid-19 seluas 3.000 meter persegi. Namun sudah hampir habis lahan yang diperuntukan untuk itu. Dan rencana kami akan membuka kembali lahan, namun luasan pastinya berapa kami masih mempersiapkan,” pungkasnya. (Sahat RM)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*