Markis Kido, Maestro Bulutangkis Indonesia Jadi Kenangan

 

TANGERANG, MEDIA OTONOMI INDONESIA – Bangsa Indonesia kembali berduka, salah satu maestro bulutangkis Indonesia kembali kepada penciptanya, Markis Kido. Prestasi yang diraihnya akan menjadi kenangan buat bangsa Indonesia terutama pecinta bulu tangkis.

Markis Kido saat ini berusia hampir genap 37 tahun, lahir tanggal 11 Agustus 1984 dan meninggal Senin, 14 Juni 2021 di RS Omni, Alam Sutera, Tangerang Selatan. Meninggalkan seorang istri, Richasari Pawestri dan dua orang putri.

Alm. Markis Kido meninggal diduga karena serangan jantung, terjatuh dan pingsan saat berlatih bulu tangkis di GOR Petrolin, Alam Sutera, Tangerang.

Kejadian tersebut disaksikan langsung oleh Candra Wijaya, yang juga tim nasional bulu tangkis Indonesia

Menurut Candra, pada saat kejadian dirinya tengah duduk di pinggir lapangan dan tiba-tiba melihat Kido terjatuh hingga pingsan.

Candra pun berlari mencoba memberi pertolongan kepada Kido dan membawa ke Rumah Sakit Omni Tangerang, sayang pertolongan yang dilakukan masih belum bisa menyelamatkan nyawa Markis.

Dia kerap kali mengharumkan nama bangsa Indonesia di mata dunia. Dia meraih medali emas Piala Dunia Badminton 2006, medali emas Kejuaraan Dunia BWF 2007, dan medali emas Olimpiade 2008 Beijing.

Dia juga menyabet dua kali medali emas Kejuaraan Asia 2005 dan 2009 serta Asian Games 2010 di China, serta tiga kali merebut medali emas SEA Games.

Rasa duka yang mendalam dapat terlihat banyak karangan bunga yang menghiasi rumah duka di Jalan Gemak B149, RT.003/RW.009, Jaka Setia, Kec. Bekasi Selatan, Kota Bekasi, sebagai tanda belasungkawa, dari kerabat, rekan sesama atlit bulu tangkis, maupun para pejabat seperti Presiden Joko Widodo dan Menpora Zainudin Amali.

Zainudin Amali merasa sangat kehilangan dan berduka atas meninggalnya Markis Kido.

“Sebagai Menpora tentu saya merasa bersedih atas meninggalnya Markis Kido. Mantan atlet bulutangkis yang telah mengharumkan nama Indonesia di pentas dunia,” kata Menpora Amali, Senin (14/6/2021)

Menpora Amali mengatakan kepergian Markis Kido untuk selamanya pastinya juga dirasakan seluruh masyarakat pecinta bulutangkis.

“Selamat jalan pahlawan bulutangkis Indonesia,” ucap Menpora. (leston)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*