BANJAR, MEDIA OTONOMI INDONESIA – Aliansi Muslim Kota Banjar (Almuktabar) bersama KBPPB (Keluarga Besar Pedagang Pasar Banjar) dan masyarakat pelaku usaha lainnya kembali mendatangi Kantor Sekretariat Daerah untuk mengadakan dialog dengan Walikota Banjar, Jum’at (16/7/2021).
Massa yang berjumlah sekitar 250 orang datang ke Gedung Setda Banjar sekitar pukul 13.15 WIB.
Massa datang dengan tertib, dan langsung menggelar orasi diatas mobil bak terbuka yang dipenuhi oleh loud speaker.
Mama Cibodas dalam orasinya meminta Walikota Banjar untuk mempertimbangkan perihal PPKM Darurat di Kota Banjar, dimana para pedagang telah banyak yang dirugikan.
Koordinator lapangan aksi Aan Alamsyah berulangkali meminta peserta demo untuk mentaati protokol kesehatan.

Selanjutnya Soedrajat Argadireja dalam orasinya meminta Walikota Banjar untuk hadir menemui warga banjar yang datang untuk berdialog dengan Walikota.
Soedrajat juga meminta penerapan PPKM Darurat yang payung hukumnya berdasarkan Keputusan Walikota (Kepwal) menerapkan kearifan lokal, sehingga para pelaku usaha dan masyarakat lainnya tidak dirugikan.
Ketua Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Dadi Lofito dengan berteriak memanggil walikota agar hadir menemui warganya untuk berdialog.
Adapun Ustadz Asep Riva berkali-kali sambil bercanda mengatakan, mana asep, mana asep, yang diaplause tepuk tangan oleh peserta unjukrasa.

Negosiasi antara pengunjuk rasa dengan pihak Pemerintah Kota Banjar, akhirnya disepakati hanya 5 orang perwakilan yang bisa berdialog dengan walikota.
Terjadi keributan ketika diketahui hanya 5 orang yang diperbolehkan berdialog dengan walikota, suasana menjadi ricuh ketika salah seorang mahasiswa dari IMM didorong oleh salah seorang anggota keamanan dari Kamdal Gedung Setda.
Dengan sigap Asda II Agus Nugraha memeluk mahasiswa tersebut, sehingga kericuhan tidak terjadi.
Lebih dari 2 jam para pengunjuk rasa berada di halaman Setda Kota Banjar, Walikota Banjar yang ditunggu-tunggu hadir untuk berdialog ternyata berada di pendopo.
Sekitar pukul 15.30 WIB, dari Gedung Setda Kota Banjar massa bergerak menuju pendopo untuk menemui walikota. (Yudhi’s)
Leave a Reply