PEMATANGSIANTAR, MOI – Ketua gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 kabupaten Simalungun JR Saragih, melalui humas gugus tugas Akmal Siregar, didampingi Plt. Kadis Kesehatan Simalungun dr. Lidya Saragih, Jumat (22/5/2020) menyampaikan, ada dua warga yang terpapar Covid-19 berdasarkan hasil pemeriksaan sampel yang dilakukan oleh laboratorium klinik terpadu, Rumah Sakit Universitas Sumatera Utara (RS USU), Medan dengan surat yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara.
“Data tersebut kami terima sore kemarin, Kamis (21/5/2020) dari RS USU yang menyatakan 2 orang warga Simalungun yang terpapar virus Covid-19 bertambah, mereka dinyatakan positif Covid-19 dari hasil Swab. Sehingga total positif Covid -19 di Kabupaten Simalungun menjadi 12 orang”,kata Akmal.
Akmal Siregar selanjutnya menambahkan keterangan, keduanya merupakan petugas/tenaga medis, yang bekerja di lokasi yang berbeda, Petugas medis, umur 56 sudah di rawat di RS Rondahaim sejak 07 Mei 2020, sedangkan yang seorang lagi berumur 35 tahun, dan sudah dirawat di RS darurat fasilitas khusus Covid-19 di batu Dua Puluh Kecamatan Panei.
Lidya Saragih selaku Plt.Kadis Kesehatan Simalungun menambahkan, hasil koordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, tenaga medis ini tidak penduduk Simalungun, yaitu penduduk kotaTebing tinggi dan kota Pematangsiantar, namun bekerja di Simalungun dan pengambilan swabnya dilakukan RS Simalungun, sehingga pencatatan penambahan Covid-19 di Simalungun, sehingga tidak lagi tercatat di daerah asal/domisili yang bersangkutan.
“Kita harapkan masyarakat tetap tenang menjalankan protokol kesehatan, berikan kami doa dan kepercayaan, warga yang positif ini kami berikan pelayanan secara maksimal.” ujarnya.
Dalam keterangan gambar : Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Simalungun Akmal Siregar (Susan)
Leave a Reply