Perayaan Natal dan Tahun Baru Di Depok Dilaksanakan Secara Virtual, Jika Ada Kebaktian Jumlahnya 20 Orang

 

DEPOK, MEDIA OTONOMI INDONESIA – Walikota Depok Mohammad Idris menyampaikan pelaksanaan Natal dan Tahun Baru di Kota Depok dilakukan secara virtual.

Mohammad Idris, telah mengelarkan surat edaran tentang pelaksanan Natal dan Tahun Baru di Kota Depok di saat pandemi Covid-19.

Dalam surat edaran tersebut diputuskan pelaksanaan Natal dan Tahun Baru dilakukan secara virtual. Bila ada kebaktian, maka jumlahnya maksimal 20 orang.
“Keputusannya adalah bahwa segala bentuk kegiatan Natal dan Tahun Baru dilakukan secara virtual tidak ada kerumunan-kerumunan,” kata Wali Kota Depok, Mohammad Idris, saat dijumpai usai peresmian mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) di Depok Town Square, Beji, Senin (21/12/2020).
“Kalaupun ada administrasi, panitia kebaktian maksimal 20 orang,” katanya lagi”. imbuhnya

Idris mengatakan, keputusan tersebut juga didukung oleh para pendeta di Kota Depok.
“Para pendeta juga satuan mereka sangat mendukung ini untuk bisa dilakukan secara virtual,” ungkapnya.

Nantinya, Idris mengatakan akan ada permohonan pembinaan kepada sejumlah pihak yang di antaranya Polres Metro Depok, Kelurahan, hingga pihak Kecamatan.

“Nanti bisa dilakukan permohonan pembinaan kepada Polres, Kecamatan, Kelurahan, untuk memfasilitasi virtual yang dilakukan oleh teman-teman di gereja termasuk tahun baru tidak ada kerumunan urak-urakan apapun,” ucapnya.

Sekedar informasi, melansir data dari ccc-19, saat ini jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 telah mencapai 14.758 orang.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 11.365 orang dinyatakan berhasil sembuh, dan 366 lainnya meninggal dunia, dan sisanya masih menjalani perawatan. (zis)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*