Habis Pelantikan Pejabat Eselon 2,3 dan 4, Setda Buka Pembinaan pegawai Tentang Bahaya Narkoba

Tangerang, mediaotonomiindonesia.com – Belum lama ini Bupati Tangerang H. Ahmed Zaki Iskandar melakukan mutasi, rotasi dan promosi pada ruang lingkup Pemkab Tangerang, para pejabat mulai dari pejabat Eselon 2, 3 hingga Eselon 4 serta Camat dan Lurah terkena mutasi, Selasa (27/12/2022).

Dari beberapa nama yang terkena mutasi adalah Direktur RSUD Balaraja Reniati dimutasi menjadi RSUD Kabupaten Tangerang, Ujang Sudartono yang sebelumnya menjabat Kadis Perindag dimutasi menjadi Kepala Badan Perencanaan Daerah (Bapeda).

Sementara Resmiati Reaminingsih menjabat Kadisperindag, Syaifullah yang sebelumnya menjabat Kadis Pendidikan, kini dimutasi menjadi Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pada Sekretariat Daerah, jabatan Kadis Pendidikan kini dijabat Dadan Gandana yang sebelumnya menjabat Kadis DPMPD, Firzada dirotasi menjadi Asisten Administrasi Umum Pada Sekretariat Daerah Kabupaten Tangerang.

Selain itu juga Bupati Tangerang juga merotasi sejumlah Camat diantaranya adalah Camat Balaraja yang sebelumnya dijabat Yayat Rohimat, kini dijabat oleh Wily Fitria, sementara jabatan Camat Gunung Kaler yang ditinggalkan Wily dijabat oleh Sumartono, Camat Kelapa dua dijabat oleh Hadiyanto, sementara Camat Curug dijabat oleh Yayat Rohimat, sedangkan Sekcam Rajeg H Nurhanudin mendapatkan promosi menjadi Camat Kemeri.

“Mutasi dan jabatan adalah hal yang biasa dalam rangka penyegaran organisasi,” kata Bupati Tangerang H. Ahmed Zaki Iskandar.

Setelah itu Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang Moch. Maesyal Rasyid membuka kegiatan pembinaan pegawai untuk para pejabat administrator di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang dan sekaligus mensosilisasikan bahaya penggunaan Narkoba. Rabu, (28/12/22).

Kegiatan tersebut diikuti oleh 150 orang pegawai adminstrator atau setara eselon III. Sekda pada kesempatan tersebut menekankan bahwa sikap dan perilaku pegawai senantiasa dilihat oleh masyarakat. Untuk itu, sekda berharap para pegawai ASN bisa menjadi contoh dan teladan yang baik di masyarakat.

“Pegawai dinilai dan dilihat oleh masyarakat dari berbagai aspek, seperti prilaku, ucapan, tingkah laku dalam aktifitasnya. Artinya pegawai ASN harus menjadi suri tauladan bagi masyarakat dan jangan mencontohkan yang tidak baik,” kata sekda di depan seluruh peserta.

Sekda melanjutkan selain dapat menjadi contoh bagi masyarakat, ASN jangan sekali-kali coba-coba dengan Narkoba. Menurut dia, narkoba merupakan perbuatan melawan hukum dan merusak kesehatan dan merusak generasi bangsa.

“Seorang ASN jangan coba-coba dengan narkoba, karena dampaknya sangat merusak generasi bangsa,” tandasnya.

Selain pembinaan dan sosialisasi bahaya narkoba yang juga menghadirkan narasumber dari Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tangerang dan Kepala BNN Kabupaten Tangerang Dedi Sutardi.

Kapala BNN Kab. Tangerang Dedi Sutardi mengatakan bahwa bahaya narkoba tidak hanya mengancam para generasi muda tetapi juga para pegawai dam ASN terlebih dengan pesatnya kemajuan teknologi dan informasi. Dia juga mengatakan sosialisasi narkoba ini bertujuan untuk mengetahui sejauhmana tingkat pengetahuan para pejabat eselon III tentang zat zat yang mengandung narkotika dan bisa terhindar dari bahaya narkoba.

“Bahaya narkoba mengancam semua kalangan, tidak hanya generasi muda tapi juga para ASN terlebih dengan pesatnya teknologi dan era digitalisasi saat ini,” tutur Dedi. (Sahat RM)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*