Prajurit Yonif Raider 323/BP, Laksanakan Uji Petik Menembak dan Renang Militer

Banjar, mediaotonomiindonesia.com – Batalyon Infanteri Raider 323/BP Kostrad melaksanakan uji petik pengambilan nilai Menembak Pistol, Menembak Senapan dan Renang militer perwakilan Perwira, Bintara dan Tamtama bertempat di Mako Yonif Raider 323/BP, Jumat (4/8/2022).

Dalam uji petik tersebut dipimpin langsung oleh Asisten Operasi Divisi Infanteri 1/Kostrad Letkol Inf Dwi Mawan Sutanto, S.H sendiri yang dikoordinir oleh Staf Operasi yang dipimpin oleh Perwira Seksi Operasi (Pasiops) Kapten Inf Zulkarnaen Harahap, S.T.Han, dengan jumlah peserta masing-masing Materi 10 orang yang terdiri dari Perwira, Bintara dan Tamtama sehingga total peserta yang mengikuti uji petik sebanyak 30 orang.

Pada pukul 07.00 Wib seluruh anggota yang akan melaksanakan Uji Petik maupun yang tidak melaksanakan apel Pagi diambil langsung oleh Asops Kasdivif 1/Kostrad, kemudian pukul 07.30 Wib dimulai pelaksanaan Uji Materi Menembak Pistol Jarak 25 M Presisi & Materi menembak Senapan Jarak 100 Meter 3 Sikap, setelah itu dilanjutkan berpindah ke Kolam Renang untuk melaksanakan Materi Uji Petik Materi Renang Militer.

Pada kesempatan kali ini Asops Kasdivif 1/Kostrad menyampaikan agar kegiatan uji petik ini dilaksanakan dengan sungguh-sungguh dan maksimal,  sehingga dapat tercapai sesuai yang diharapkan. Dan tetap perhatikan faktor keamanan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan. “Uji Petik ini bertujuan untuk mengukur dan mengetahui kemampuan serta ketangkasan prajurit Yonif  323/BP”, ujar Asops

Ia menambahkan, bahwa uji petik ini sebagai tolak ukur kemampuan prajurit dalam rangka mempersiapkan diri untuk menghadapi setiap tugas yang di perintahkan, dan juga bagian dari pembinaan satuan Yonif Raider 323/BP dibidang operasional. “Sehingga terbentuk prajurit yang handal dan profesional, demi menunjang tugas pokok kedepan sebagai seorang prajurit TNI”, pungkasnya. (YR)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*