Pererat Kemitraan dengan PWI, Kapolres Metro Bekasi Kota Tekankan Keterbukaan Informasi Publik

 

 

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol. Putu Kholis Aryana dengan Ketua PWI Bekasi Raya, Ade Muksin

Bekasi, mediaotonomiindonesia.com – Mengawali masa tugasnya usai resmi dilantik pada akhir Juli 2026 lalu, Kapolres Metro Bekasi Kota yang baru, Kombes Pol. Putu Kholis Aryana, langsung mempererat kemitraan dengan insan pers melalui kunjungan silaturahmi ke Gedung PWI Bekasi Raya, Jumat (14/8/2026).

Pertemuan hangat yang diisi sesi dialog bersama jajaran pengurus dan anggota PWI tersebut berfokus pada tiga pilar kolaborasi utama: keterbukaan informasi publik, pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta aksi kepedulian sosial.

Dalam dialog tersebut, Kombes Pol. Putu Kholis Aryana yang sebelumnya memimpin Polresta Malang Kota dan resmi menjabat Kapolres Metro Bekasi Kota sejak serah terima jabatan (sertijab) pada 31 Juli 2026 menekankan pentingnya keterbukaan dan kecepatan distribusi informasi dari institusi kepolisian kepada media massa. Ia menginstruksikan jajaran pejabat utama (PJU), mulai dari Wakapolres, para Kepala Satuan (Kasat), Kapolsek, hingga Bhabinkamtibmas, untuk proaktif membuka akses informasi kepada jurnalis.

“Saya meminta Waka, para Kasat, Kapolsek, dan Bhabinkamtibmas berperan aktif menyalurkan informasi kepada media. Jangan sampai informasi tersendat, lalu muncul narasi liar yang berkembang dan dikonsumsi mentah-mentah oleh masyarakat,” tegas Putu Kholis.

Menurutnya, media massa memiliki fungsi strategis sebagai jembatan komunikasi publik yang kredibel. Keterbukaan dari pihak kepolisian diyakini dapat menangkal penyebaran hoaks sekaligus menjaga ruang informasi publik tetap sehat.

Selain transparansi informasi, Kapolres juga menggarisbawahi upaya penguatan kamtibmas berbasis kemitraan masyarakat. Kompleksitas dinamika Kota Bekasi menuntut kepolisian tidak bergerak sendiri, melainkan aktif berpatroli serta merevitalisasi kelompok mitra kamtibmas, seperti Pokdar Kamtibmas.

Peluang sinergi kemanusiaan turut menjadi perhatian. Kapolres mendorong jajaran Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) untuk berkolaborasi dengan PWI Peduli dalam berbagai kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan warga.

Menanggapi hal tersebut, Ketua PWI Bekasi Raya, Ade Muksin, menyambut positif komitmen keterbukaan dan ajakan kolaborasi dari pimpinan baru Polres Metro Bekasi Kota tersebut.

Ade menegaskan bahwa sinergi dan kemudahan akses informasi dari kepolisian tidak akan mengikis independensi maupun fungsi kontrol sosial pers. Sebaliknya, hal itu justru mempermudah proses verifikasi sehingga karya jurnalistik yang dihasilkan semakin akurat, berimbang, dan akuntabel sesuai Kode Etik Jurnalistik.

“Di era digital, informasi bergerak sangat cepat. Keterlambatan rilis resmi berisiko membuka celah bagi informasi yang belum tentu benar. Oleh karena itu, komunikasi antara Polri dan media harus semakin terbuka dan responsif,” ungkap Ade.

Ade juga menyampaikan apresiasi kepada Kombes Pol. Putu Kholis Aryana yang langsung membuka ruang komunikasi dengan PWI Bekasi Raya sejak awal masa kepemimpinannya di Kota Bekasi. Terkait bidang sosial, Ade menyatakan kesiapan PWI Peduli untuk berkolaborasi dengan jajaran Binmas demi menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

“PWI tetap konsisten menjalankan fungsi kontrol sosial. Wartawan harus kritis dan independen, tetapi komunikasi yang harmonis akan memperkuat proses jurnalistik. Kami mengapresiasi keterbukaan ini sejak awal masa jabatan beliau dan berharap komunikasi intensif ini berlanjut menjadi kerja nyata,” pungkas Ade.

Pertemuan tersebut mempertegas komitmen bersama: sinergi yang solid melahirkan kamtibmas yang kuat, informasi publik yang sehat, dan kepedulian sosial yang semakin dekat dengan masyarakat. (Leston Hasibuan)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*