Warga Kelurahan Batu Merah Kota Batam Demo Ke Kantor DPRD

 

BATAM, MEDIA OTONOMI INDONESIA – Dalam demo yang dilakukan oleh ratusan warga Kelurahan Batu Merah Kecamatan Batu Ampar di kantor DPRD Kota Batam, disambut oleh Komisi I DPRD Kota Batam, Rabu (12/8/2020).

Dihadapan demonstrasi itu komisi komisi I DPRD Kota Batam berjanji bakal memanggil pihak-pihak terkait dan melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) masalah lahan yang dikeluhkan oleh warga tersebut.

Ketua Komisi I DPRD Kota Batam, Budi Mardiyanto mengatakan bahwa anggota DPRD adalah wakil dari masyarakat dan pihaknya wajib untuk menampung aspirasi dan keluhan masyarakat.

“Kami ini adalah wakil bapak dan ibu semuanya, infonya bapak dan ibu sudah memberikan surat kepada Komisi I terkait masalah ini, tapi kami belum mendapatkan surat itu. Nanti saya akan kroscek langsung,” ucap Budi.

Lanjutnya, pihaknya juga akan mengagendakan RDP dalam waktu dekat ini sesuai dengan permintaan dari ratusan warga tersebut.

“Kami akan secepatnya melakukan RDP permasalahan ini. Kalau tidak ada halangan kami akan menjadwalkannya dalam minggu ini juga,” tuturnya.

Sementara itu, salah seorang warga mengatakan terkait masalah lahannya yang belum jelas statusnya itu pihaknya sudah memberikan surat sebanyak 2 kali ke BP Batam, 2 kali ke Pemko Batam dan 2 kali juga ke DPRD Kota Batam, tapi tidak ada ditanggapi.

“Kami sudah memberikan surat terkait masalah ini kepada 2 kali di DPRD Batam ini, bahkan saya sudah berkomunikasi langsung dengan ketua DPRD Kota Batam dan dia berjanji untuk menindaklanjutinya langsung. Tapi sampai sekarang ini tidak ada ditindaklanjutinya,” bebernya.

Diberitakan sebelumnya, Ratusan warga Kelurahan Batu Merah Kecamatan Batu Ampar demo di kantor Walikota Batam dan DPRD Kota Batam.

Tuntutan para demonstrasi itu ialah mendesak Walikota Batam, Muhammad Rudi dan DPRD Kota Batam untuk menyelesaikan permasalahan status kepemilikan lahan mereka yang sampai saat ini belum jelas statusnya. (MM)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*