BANJAR, MEDIA OTONOMI INDONESIA – Dalam rangka mensukseskan program pemerintah dalam mengatasi pandemi covid-19 dan meningkatkan imunitas tubuh bagi seluruh prajurit TNI AD, 15 orang tenaga kesehatan dari Puskesmas Purwaharja 1 yang dipimpin oleh Dr. Dwi melaksanakan vaksinasi di lingkungan Yonif Raider 323/BP Kostrad.
Kegiatan vaksinasi covid-19 pertama ini dilaksanakan secara bertahap dan dibagi beberapa gelombang untuk menghindari kerumunan, kegiatan ini diselenggarakan di Aula Dewata Cengkar pada pukul 08.30 WIB, Rabu (10/3 2021).

Sebelum melaksanakan vaksinasi terlebih dahulu personel harus mengikuti beberapa prosedur yaitu dimulai dari pengecekan tensi darah, mengukur suhu, kemudian melakukan pendaftaran. Setelah itu personel yang akan divaksin, dilakukan screening yang bertujuan untuk mengetahui apakah personel tersebut layak mendapatkan vaksin atau tidak.
Apabila layak, berarti personel bisa disuntik vaksin covid-19, selanjutnya personel yang telah melaksanakan vaksin akan mendapatkan surat, bahwa personel tersebut sudah dilakukan vaksinasi.
Danyonif Raider 323/BP Mayor Inf Afriandy Bayu Laksono, S.Sos., M.I.Pol menyampaikan, bahwa kegiatan vaksinasi yang dilakukan ini merupakan Vaksinasi tahap 1 bagi prajurit-prajurit 323 Kostrad sebanyak 90 orang yang akan divaksin.
Vaksinasi ini dilakukan dalam rangka mendukung program pemerintah guna mencegah penyebaran virus covid-19 serta untuk meningkatkan imunitas tubuh bagi seluruh prajurit TNI AD, khususnya prajurit Yonif Raider 323, ungkap Danyon.

Selain itu Komandan Batalyon juga berharap setelah dilaksanakan Vaksinasi ini, semua personel Yonif 323 selalu dalam keadaan sehat dan percaya diri untuk melaksanakan tugas-tugas dan pengabdian kepada bangsa dan negara ke depannya, mengingat mobilitas yang tinggi menjalankan tugas keprajuritan, tambahnya.
Vaksinasi yang dilaksanakan oleh Yonif Raider 323/BP ini juga untuk meningkatkan kepercayaan kepada masyarakat, bahwa vaksin covid-19 aman dan halal juga meningkatkan antibodi untuk melawan covid-19 guna memutuskan mata rantai penyebaran covid-19 baik secara pribadi maupun kelompok bagi kalangan masyarakat, pungkasnya. (YR)
Leave a Reply