PGI Adakan Diskusi Sikap Gereja Tentang KUA Untuk Semua Agama dan Peresmian Media Center

Jakarta, mediaotonomiindonesia.com
Persekutuan Gereja Gereja di Indonesia (PGI) mengadakan diskusi dengan tema KUA untuk semua agama dan Peresmian Media Center PGI di Grha Oikoumene di Jl. Salemba Raya No.10, Jakarta Pusat (14/03/2024).

Pembicara dari diskusi Pdt. Jacklevyn Frits Manuputty Sekretaris Umum PGI, Pdt. Dr. Amsal Yowei Direktur Urusan Agama Kristen , Jhony Simanjuntak Divisi Hukum PGI dan Akhmad Sudirman Tavipiyono Direktur Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil (Dafdukcapil).

Dalam tanggapannya Sekretaris umum PGI Pdt.Jacklevyn Frits Manuputty   mengatakan terkait dengan KUA untuk semua agama, PGI belum juga memberikan sikap. Lebih lanjut Jacklevyn Frits Manuputty  menegaskan adanya usulan dari Menteri agama ini memantik pro kontra karena belum ada pembicaraan di lembaga-lembaga agama.

Revitalisasi KUA untuk semua agama menarik, karena ini terbuka untuk agama lain. Harus ada penjelasan ke publik sehingga tidak silang pendapat.
Menag harus menjelaskan alasan pemindahan.

Bagaimana perubahan UU Perkawinan terkait revitalisasi KUA ini. Banyak hal lain dijelaskan pemerintah sebelum memberikan sikap.

“Revitalisasi KUA untuk semua agama, terkait dengan penguatan modernisasi agama dan pendekatan pelayananan umat semua agama,” Ungkap Pdt.Dr. Amsal Yowei.

Terdapat 5963 kantor KUA. Program Menteri Agama untuk tujuan pelayanan seluruh agama. Kantor KUA difungsikan untuk semua agama. Kesepakatan diantara dirjen agama.

Jhony Simanjuntuk Devisi Hukum PGI mengatakan sosok Menteri Agama sosok Gusdurian. Persfektif Kemenag ingin membawa KUA untuk semua agama dapat merombak semua struktur. Gagasan ini gagasan reformasi, yang pasti kita dorong agar negara mengerti gereja bukan sebaliknya. Ini refleksi bahwa Dirjen Bimas Kristen itu cermin negara bukan sebaliknya.

Peraturan agama untuk fungsi KUA, ada 40 fungsi KUA. Salah satu pencatatan pernikahan. Pernikahan Islam berbeda dengan pernikahan Agama Kristen. Bagaimana akomodir pernikahan Islam dan agama lain di sebuah kantor. Ini persoalan praktikal bukan substantif, ini optomilisasi umat.

Direktur Dafdukcapil Akhmad Sudirman Tavipiyono Menyampaikan tugas pencatatan dukcapil tugasnya memberikan dokumen pendudukan dan memastikan seluruh rakyat Indonesia dimanapun berada. Melaksanan tugas untuk kebahagian masyarakat, melayani dari lahir hingga meninggal.

Kegiatan Diskusi ini dilanjutkan oleh
Ketua Umum PGI Pdt. Gomar Gultom dengan melakukan peresmian Media Center PGI. Terkait media center ini merupakan usulan para pekerja media ini, kemudian diwujudkan pimpinan PGI.

“Kami sudah lama mengusulkan fasilitas Media Center ini, terimakasih untuk PGI terutama Pak Gomar Gultom. Ini bisa legacy dari Pak Ketum yang akan purna tugas November mendatang,” tutur Ketua Umum PEWARNA Yusuf Mujiono, salah satu yang giat mendesak PGI untuk mewujudkan Media Center.

PGI sebagai rumah bersama dan sekaligus pusat sumber berita, sudah lama dimintakan untuk membuka Media Center sebagai mana instansi atau lembaga sejenis seperti NU, Muhammadyah atau MUI dan lain sebagainya. (F.Htgl)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*