Charlie Wijaya : “Mohon KPU Sulawesi Utara Agar Netral, Tidak Memihak Pada Salah Satu Paslon”

 

SULUT, MEDIA OTONOMI INDONESIA – Beberapa hari belakangan ini Charlie Wijaya (tim sukses salah satu paslon) melalui pesan-pesan singkat yang diterima olehnya, berupa informasi-informasi dari masyarakat yang ada di Sulawesi Utara yang mengatakan bahwa ada nya dugaan ketidak netral nya KPU yang ada di Provinsi Sulawesi Utara dalam Pilkada tahun 2020 ini, yang artinya memihak kepada salah satu pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara Periode tahun 2020-2025.

“Ya benar. Saya beberapa hari belakangan ini mendapatkan pesan singkat dari masyarakat bahwa adanya dugaan ketidak netralitas dari KPU Sulawesi Utara. Saya berharap KPU Sulawesi Utara untuk netral. Saya minta KPU untuk rubah stigma ini dengan netral.” Ujar Charlie Wijaya pada hari Minggu (16/11/2020).

Dalam hal ini yang harus menonjol dalam pengawasan adalah Bawaslu (Badan Pengawas Pemilihan Umum). Ia juga berharap agar Bawaslu harus unjuk gigi didalam mengingatkan kepada KPU (Komisi Pemilihan Umum) bahwa harus menunjukkan netralitas didalam Pemilu agar tidak menyakiti Masyarakat dan tidak membuat Masyarakat kecewa, sehingga pesta demokrasi itu bisa berjalan.

“Saya hanya menuntut 1 saja dari KPU Sulawesi Utara untuk netral. Suara Masyarakat jangan di main-main kan, itu saja. Didengar baik, tidak di dengar juga tidak apa-apa.” Tambah Charlie Wijaya sebelum mengakhiri percakapan.

24 hari lagi pesta demokrasi akan segera dimulai secara serentak dibeberapa kota di Indonesia. Jangan lupa datang ke TPS (Tempat Pemungutan Suara). Jangan lupa untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker, Menjaga jarak dan Mencuci tangan.

Kemajuan dan masa depan suatu daerah ada di tangan Bapak dan Ibu seluruh masyarakat yang ada di Sulawesi Utara. Jadi, Jangan lupa untuk datang memilih. (LH)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*