Lecehkan Jurnalis,Kades Jeungjing Saat Jumpa Pers Memohon Maaf

Tangerang, mediaotonomiindonesia.com – Kepala Desa Jeungjing Nurlaela menyatakan permohonan maaf kepada awak media atas perilaku yang di anggap kurang menyenangkan terhadap jurnalis  yang hendak konfirmasi tentang dugaan penyimpangan dalam pengerjaan proyek Dana Desa di Desa Jeungjing Kecamatan Cisoka beberapa hari yang lalu.

Permohonan maaf itu dilakukan dengan jumpa pers bertempat di Aula Kecamatan Cisoka, Senin (17/01/2022).

Atas ulah  Kepala Desa Jeungjing berinisial ‘N’,Camat Cisoka Ahmad Hapid meminta maaf sebesar besarnya kepada jurnalis di saksikan dan di dengar yang hadir dalam pertemuan tersebut antara lain beserta jajaran Camat, Kapolsek Cisoka AKP Nurokhman, Kades Jeungjing Nurlaela, Ketua Apdesi Cisoka Eris, Kades Bojong Loa Jusepta, BPD Jeungjing Agus, Urip dan Docang.

“Atas tindakan yang tidak menyenangkan atau terkesan melecehkan profesi jurnalis yang dilakukan oleh ibu lurah waktu itu. Untuk itu saya (Ahmad Hapid – red) Camat Cisoka menyampaikan permohonan maaf sebesar besarnya kepada teman teman jurnalis.”

“Karena saya (Ahmad Hapid – red) selalu pembina pemerintahan Desa wajib mengingatkan manakala ada kepala Desa di wilayah Cisoka ini terkait etika pelanggaran dilapangan,” Tegasnya.

Dikutip dalam pemberitaan pada media Bantenday. Net, wartawan bernama Rival mengatakan ingin mengkonfirmasi terkait adanya dugaan penyimpangan dalam pengerjaan proyek Dana Desa di Desa Jeungjing Kecamatan Cisoka. Alhasil Rival mendapatkan lemparan amplop putih ke atas meja langsung dihadapannya.

Berikut ini kutipan pada media tersebut,

“Kejadian bermula saat saya dan rekan dari Media lain berkunjung kerumah Oknum Ibu Kades, karena sudah dua kali berusaha ketemu di Kantor Desa Jeungjing tidak pernah ketemu, kami hendak mengkonfirmasi terkait adanya penyimpangan dalam pengerjaan proyek Dana Desa, terpaksa kami lakukan konfirmasi ke kediamannya di Kampung Kecok Desa Jeungjing Kecamatan Cisoka pas ketemu hari Sabtu 15 Januari 2022 sekitar jam 13.40 WIB, tetapi diluar dugaan bukan jawaban yang kami dapatkan pas Oknum Ibu Kades keluar dia melemparkan dua amplop kecil warna putih keatas meja di hadapan kami sambil berlalu pergi kedalam rumahnya lagi,” tuturnya.

Sementara Kades Jeungjing Nurlaela dihadapan awak media menyatakan permohonan maaf atas kejadian yang kurang menyenangkan pada hari sabtu (15/01/2022) lalu.

“Jujur saya tidak ada niat sedikitpun untuk melukai perasaan kawan kawan media, saya khilaf, saat itu saya sedang ada masalah di keluarga dan juga lelah, intinya saya mohon maaf atas kejadian kemarin,” ucapnya.

Ke dua wartawan yang merasa tersinggung dengan perilaku kades jeungjing menerima permohonan maaf yang di ucapkan oleh Bu Kades.

“Kami terima permohonan maaf dari bu kades, kami berharap hal yang terjadi tidak terulang kembali, bagaimanapun hargai kami yang sedang menjalankan tupoksi,” pungkasnya. (Sahat RM)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*