Kab. Tangerang, mediaotonomiindonesia.com – Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Perikanan (Diskan) memberikan secara simbolis bantuan ribuan alat penangkapan ikan dan lainnya dalam agenda program 100 hari kerja Bupati Moch Maesyal Rasyid.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang Jaenudin di sela-sela acara memberikan laporan kepada Bupati, bantuan sarana peningkatan perikanan tangkap bagi nelayan berupa, 4.272 unit alat penangkapan ikan, 11 unit kapal berukuran di bawah 5 GT, 16 unit mesin kapal, 11 paket bagan apung untuk 38 kelompok nelayan serta Kartu peserta baru BPJS Ketenagakerjaan untuk 500 nelayan.

“Alhamdulillah hari ini, secara langsung oleh Bapak Bupati Tangerang memberikan sarana peningkatan tangkap ikan bagi nelayan di Ketapang Urban Aquaculture,” ungkap Kepala Diskan, Kamis (17/04/2025).
Lanjut Kepala Diskan Jaenuddin pada tahun 2025 akan menargetkan 22.500 Ton hasil produksi perikanan tangkap bagi nelayan. Diharapkan dengan pemberian berbagai sarana prasarana peningkatan tangkap ikan, target yang sudah ditentukan dapat tercapai. Nelayan diharapkan meningkatkan nilai perekonomiannya dari hasil tangkapan di laut.
“Komitmen dan bentuk perhatian Bapak Bupati dan Ibu Wakil Bupati Tangerang kepada profesi nelayan guna meringankan beban dan menambah semangat dalam memperoleh hasilnya,” kata Jaenudin.
Dia mengungkapkan, peningkatan di sektor tangkap ikan nelayan pada tahun 2024 mencapai 22.052 ton dari target yang ditentukan sekitar 21.383 ton.
“Capaian tersebut tentu tidak lepas dari hasil kegiatan yang sudah dilaksanakan di Tahun 2024 dengan melakukan Pelatihan Organisasi kepada nelayan dan Sertifikasi Kecakapan nelayan,” ungkapnya.

Selain itu, Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang bukan hanya memperhatikan dari sektor peningkatan teknisnya dalam rangka bagaimana peningkatan produksi ikan tangkap nelayan, namun juga perlindungan sosial seperti BPJS Ketenagakerjaan sangat penting untuk menjamin keamanan dan kenyamanan kerja para nelayan.
“Untuk saat ini baru kurang lebih 2000 nelayan yang mendapat jaminan keselamatan kerja dari total kurang lebih 4.275 nelayan yang ada, diharapkan nantinya dapat menuntaskan ditahun ini,” tegasnya.
Selanjutnya, nelayan akan diberikan bimtek Cara Penanganan Ikan Yang Baik (CPIB) di atas kapal, berupa pengetahuan menangani ikan yang sudah ditangkap dengan baik agar kualitas ikan tetap terjaga sampai pada Tempat Pelelangan Ikan (TPI), sehingga dapat meningkatkan nilai jual.
“Melalui beberapa upaya tersebut, kita dapat meningkatkan hasil tangkap ikan di tahun 2025, sehingga dapat membangun ekonomi nelayan yang kuat di Kabupaten Tangerang,” katanya. (Sahat RM)
Leave a Reply