Pemotongan lahan (Cut and Fill) Di Belakang Kapling Sambau Batu Besar Diduga Tidak Memiliki Izin

 

BATAM, MEDIA OTONOMI INDONESIA – Pemotongan lahan (Cut and fill) dibelakang kapling Sambau Nongsa Batu Besar Kota Batam, diduga tidak memiliki izin, tetapi pekerjaan oleh kontraktornya masih terus berlajut dan nekad melakukan penggalian lahan tersebut.

Cut and fill ini untuk penimbunan Danau yang keberadaannya dibelakang panglong, dari narasumber masyarakat yang tidak mau disebutkan namanya kepada awak media mendapatkan konfirmasi, bahwa ada oknum TNI yang terlibat atau membekingi. Sehingga aktifitas berjalan lancar meskipun tidak mengantongi izin dari Badan pengawasan (BP) Kota Batam.

Lahan yang kurang lebih 10 hektar, yang berbukit dan lahannya persis disisi kanan rol jalan yang termasuk dalam kawasan dapur arang Batu Besar Nongsa. Dari Narasumber mengatakan sudah menghubungi LS sekian kali tanpa ada jawaban, untuk meminta klarifikasi, terkait izin cut and fill dan juga Beko dan Lori Dum miliknya.

Sampai berita ini diturunkan belum juga ada jawaban, awak media meminta konfirmasi sekali lagi kepada narasumber ke absahan legal standingnya karena tidak adanya panpletnya terkait cut and fill yang diduga zerro dokument.

Meminta kepada Instansi terkait Badan Pengawas Kawasan Kota Batam, DLH dan juga KLKH Provinsi Kepulauan, dan Bagian penindakan Ditpam Kota Batam untuk mengecek ulang, atau ada oknum Ditpam yang bermain, sehingga semua aktifitas cut and fill berjalan lancar meskipun negara cukup banyak dirugikan. (MM)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*