Ditengah Pandemi Covid-19, Kecamatan Cisauk Lakukan Inovasi Drive Thru

 

TANGERANG, MEDIA OTONOMI INDONESIA – Demi mendukung penanganan pencegahan penularan Covid-19 Kecamatan Cisauk melakukan inovasi Pelayanan Tanpa Turun atau disebut Drive Thru dikantor Kecamatan Cisauk.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meninjau langsung pelayanan tanpa turun secara langsung, pelayanan ini tidak lagi datang dan masuk ke kantor kecamatan melainkan masyarakat tetap dikendaraan agar tidak melakukan kerumunan di pelayanan.

“Waktu pelayanan hanya kurang lebih 10 menit langsung selesai, baik mengurus penggantian dan perbaikan KTP, KK dan administrasi yang lainnya semua produk pelayanan yang disiapkan oleh kecamatan,” ungkap Sekda saat menyambangi Kecamatan Cisauk. Selasa, (27/07/2021).

Inovasi ini dilakukan oleh Camat Cisauk dan jajarannya, lanjut Sekda. Saya berharap inovasi pelayanan ini dikembangkan, dilakukan konsisten dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat di tengah pandemi covid-19.

“Pelayanan tanpa turun ini baru dilakukan di Kecamatan Cisauk, untuk bisa meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat dalam hal menghadapi kondisi pandemi Covid-19 saat ini,” tutur Sekda.

Camat Cisauk M. Yusuf Fachroji menambahkan pelayanan tanpa turun sudah dilakukan selama satu bulan dan hasilnya cukup efektif dalam menghadapi konsidi pandemi covid-19 sekarang. Karena sebelumnya terus terjadi penumpukan dipelayanan, baik KTP, Surat SKTM, Surat Keterangan Waris, cetak PBB maupun administrasi yang lain.

“Selama satu bulan Pelayanan Tanpa Turun sudah mampu mengurangi antrian loket di pelayanan kantor kecamatan, tetapi ada juga masyarakat yang belum mengerti, tetap kita layani secara manual atau langsung,” jelas Yusuf.

Kepala Sub. Bagian Perencanaan dan Keuangan Kecamatan Cisauk Mohamad Farly Gusriadi menjelaskan selama awal Juni dilakukan pelayanan tanpa turun sudah 176 orang telah menikmati layanan ini.

“Diantaranya pelayanan KTP 59, Akte Kelahiran 35, Kartu Identitas Anak 3, Surat Keterangan Tidak Mampu sebanyak 30,” ujarnya.

Jhoni Dona Sirait warga Desa Cibogo mengaku puas dengan pelayanan tanpa turun karena menerapkan protokol kesehatan 4M, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan.

“Pelayanan ini sangat baik, persyaratan cukup mudah jadi dilakukan Drive thru selesai langsung jalan,” ucapnya. (Sahat RM/Red)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*