BANJAR, MEDIA OTONOMI INDONESIA – Kepala Kepolisian Resor Banjar AKBP Melda Yanny pimpin Apel Kebangsaan yang dihadiri oleh Wakil Walikota Banjar Nana Suryana, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Banjar Ade Hermawan, Danyonif Raider 323/BP, Dansubdenpom III/2-4 Banjar, Perwakilan Dandim 0613/Ciamis, Ketua PN, Ketua PA, dan Kalapas, Kamis (29/4/2021).

Berbagai elemen masyarakat yang turut menghadiri apel kebangsaan dari unsur keagamaan yaitu MUI, FKUB, Makin, DMI, Forum Ponpes, NU, Muhammadiyah, Persis, SII, serta LDII.
Dari organisasi kepemudaan yaitu Ansor, Banser, Pemuda Muhammdiyah, Kokam, Para Tokoh Adat Ikatan Keluarga Minang, dan PMBBS, Tokoh Buruh yakni KSPSI, dan FSB.
Sementara dari unsur Ormas, Pemuda Pancasila, KBPPP, FKPPI, PP Polri, KNPI dan Forum Ormas, serta Organisasi Kemahasiswaan yakni HMI, IMM, GMNI dan PMII.
Apel Kebangsaan yang digelar di halaman Mapolres Banjar tersebut dilaksanakan dalam menjaga keutuhan NKRI, Bangun Persatuan dan Kesatuan Bangsa.

Kapolres Banjar dalam amanatnya menyampaikan, pelaksanaan apel kebangsaan ini untuk menguatkan rasa nasionalisme, rasa NKRI bersama-sama, dan untuk mengingatkan sebagai anak bangsa bahwa Kebhinekaan yang ada di Indonesia adalah kekuatan utama untuk menjaga Kedaulatan Negara.
“Seperti yang diungkapan oleh Presiden RI Ke-4 Abdul Rahman Wahid atau Gusdur ‘orang tak akan bertanya apa agamamu, apa sukumu ketika berbuat baik’, untuk itu mari kita terus bekerja sama merajut kemajemukan dalam jalinan sesama anak negeri” ucap Kapolres.
Dalam kegiatan tersebut dideklarasikan ikrar kebangsaan oleh Ketua FKUB Kota Banjar dan diucap ulang oleh seluruh tamu undangan dan peserta apel

Berikut isi dari ikrar kebangsaan, yaitu
“Ikrar Kebangsaan”
Kami Masyarakat Kota Banjar berikrar :
1. Siap menjaga dan mempertahankan Pancasila sebagai Ideologi Bangsa Indonesia;
2. Siap menjaga dan melaksanakan amanat UUD 1945;
3. Siap menjaga dan mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia;
4. Siap menjunjung tinggi Bhineka Tunggal Ika dalam kehidupan berbangsa dan bernegara Republik Indonesia;
5. Menolak segala bentuk paham radikalisme.
Setelah pelaksanaan Apel Kebangsaan tersebut Kapolres berharap memelihara Sinergitas Instansi terkait, berbagai elemen masyarakat, merajuk Kebhinekaan yakni berbeda-beda tetap satu.
Apalagi dalam situasi pandemi Covid-19, kita lawan bersama, untuk kemajuan Kota Banjar dan untuk kemajuan Indonesia pada umumnya, kata Kapolres. (Yudhi’s)
Leave a Reply