Audensi Bersama Komisi II DPRD, Ini Tuntutan Buruh PT. CSP

Tangerang, mediaotonomiindonesia.com – Merasa diperlakukan secara tidak adil, ratusan buruh PT. Cahaya Subur Prima (CSP) Tangerang mengadukan nasibnya dengan mengadakan audensi bersama Komisi II DPRD Tangerang, Senin 03/10/2022.

Hadir dalam audensi tersebut, Komisi II DPRD Tangerang H.Yahya dari Fraksi Demokrat dan Kasripin dari Fraksi PAN, juga anggota, Kepala Dinas Disnaker Kabupaten Tangerang Rudi Hartono Kapolsek Tiga Raksa Bapak Agus A.K. Beserta jajaran, Ketua Media Online Indonesia Kabupaten Tangerang Muslim dan Serikat Perjuangan Buruh Nasional (PBN) serta para buruh

Diketahui, PT Cahaya Subur Prima (CSP) merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang produk kesehatan dan kecantikan lokal dan ekspor meliputi sabun, sampo, parfum dan lainya. Pabrik ini beralamat di Jalan karet 4 No.33 Kawasan Mekarjaya (akong) Kecamatan Sepatan, Tangerang Banten.

Pada kesempatan tersebut, pihak karyawan buruh menilai bahwa perusahaan tersebut tidak menjalankan aturan undang undang (UU) Omnibus Law ketenagakerjaan baik normatif maupun jaminan kerja dan kesehatan, karena menurut mereka, hanya sebagian karyawan yang mendapatkan fasilitas BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) tenaga kerja dan kesehatan.

Selain itu, para karyawan juga menyampaikan tuntutan terkait upah, status kerja, jaminan kesehatan (BPJS), jam kerja, cuti, K3 (keselamatan kesehatan kerja).

Perwakilan karyawan di panggil masuk 4 (empat) orang Ade, Dwi, dan 2 PTP yang diminta oleh perusahaan dan dari pihak   perusahaan diwakili 2 (dua) orang Susan dan Fauzi namun, pembahasan tidak ada titik temu kedua belah pihak.

Salah satu utusan Disnaker Wargo saat dikonfirmasi menyampaikan apa yang diketahui saat pertemuan di dalam dengan perusahaan bahwa, apa yang disampaikan tuntutan rekan-rekan buruh akan disampaikan ke pihak manajemen, tuturnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Kasripin dari Fraksi PAN menyampaikan akan segera memanggil pihak perusahaan terkait permasalahan ini.

Kami mencoba  konfirmasi ke  pihak perusahaan namun pihak perusahaan sangat tertutup.

Kami masih menggali informasi lebih lanjut terkait tuntutan para buruh karyawan tersebut. (Sahat RM)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*