Polsek Banjar Monitoring Bantuan Rumah Tidak Layak Huni di Desa Jajawar

Banjar, mediaotonomiindonesia.com – Dalam rangka monitoring situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Banjar Polres Banjar, ikut hadir dalam kegiatan Rapat Penetapan Penerima Bantuan Rumah tidak layak huni (Rutilahu) Provinsi Jawa Barat tahun 2022 di Aula Desa Jajawar Kecamatan Banjar Kota Banjar, Kamis (26/5/2022).

Menurut Kapolsek Banjar Kompol Sudi Hartono, pihaknya bersama
Bhabinkamtibmas Desa Jajawar  hadiri rapat bersama Camat Banjar Koordinator Pendamping Kota, Kepala Desa Jajawar, Babinsa Desa Jajawar dan Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Desa Jajawar untuk menetapkan calon Keluarga Penerima Manfaat ( KPM) Rutilahu tahun 2022.

“Dalam kegiatan rapat tersebut, kami menyampaikan imbauan  agar mensukseskan Program Bantuan Rutilahu Provinsi Jawa Barat tahun 2022 dan menyelesaikan program tersebut hingga tuntas”, ujar Kapolsek.

Selain itu, tetap mengingatkan warga untuk tetap mematuhi kebijakan Pemerintah tentang pencegahan penyebaran virus covid-19, serta mendukung  Pemerintah tentang program vaksinasi,” kata Kapolsek Banjar.

Sementara itu di tempat terpisah, Kapolres Banjar AKBP Ardiyaningsih, melalui Ps Kasubsi Penerangan Masyarakat Humas Polres Banjar Aipda Nandi Darmawan mengatakan, kehadiran kepolisian di tengah-tengah masyarakat sebagai upaya Polri dalam  menjaga kamtibmas yang dapat memberikan rasa aman dan nyaman di segala kegiatan masyarakat.

“Kehadiran kami juga diharapkan dapat mengurangi dan meminimalisir terjadinya gangguan keamanan di masyarakat. Selain dengan tetap mengimbau masyarakat untuk tetap menerapkan disiplin Prokes,” ucap Nandi.

Kepala Desa Jajawar Samsudin saat di temui di rumahnya menjelaskan,  Alhamdulilah Desa Jajawar mendapat bantuan rumah tidak layak huni sebanyak 40 unit dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang sudah di tetap kan kemarin hari rabu bertempat di Aula Desa Jajawar, itu pun melelaui veripikasi baik dari BKM Pendamping juga tim teknis, ujar Samsudin.

Selanjutnya menurut Samsudin, sesuai dengan apa yang di sampaikan koordinator bahwa program bisa berjalan atas kolaborasi pemerintah dengan unsur TNI-Polri dan kami dari desa hanya pelaksana teknis saja.

Harapan saya selaku Kepala Desa,  mudah mudahan kegiatan rutilahu ini bisa memberikan satu solusi untuk kebutuhan primer, terutama rumah masyarakat yang belum selesai bisa terselesaikan dengan adanya bantuan stimulan ini, pungkas nya. (YR)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*