
TANGERANG, MEDIA OTONOMI INDONESIA – Kegiatan Penataan Halaman SDN Cibugel 1, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, Banten, saat ini keberadaannya patut dipertanyakan. Pasalnya, penataan halaman sekolah SDN Cibugel 1 itu besi kolom utama lebih besar diatas dari pada dibawah. Kekuatan penahan pagar untuk tulangan sangat diragukan berbagai pihak kekuatannya. Ditambah selkon dipasang 2 tingkat diatas pagar lama. Sedangkan besi kolom utama yang sudah terpasang sebelumnya diperkirakan diameter 8 disambung dengan besi diameter 12 mm, sedangkan cincin besi diperkirakan ukuran kecil dipasang dan tidak ada pembongkaran tiang utama.
“Masak Besi tiang utama ukuran diatas lebih besar diatas dari pada dibawah,bagaimana sih pemborong”, kata salah satu warga yang enggan disebutkan namanya, belum lama ini.
Menurut warga lagi, pihak ketiga pelaksana CV. Alda Kontraktor, untuk pagar yang miring dan sudah dibongkar dan dipasang kembali, galian pondasi diduga tidak ada penggalian pondasi baru, langsung dilakukan penyambungan tiang kolom utama.
Pagar halaman yang miring dan sudah diperbaiki diperkirakan 10 meter.
Penambahan pemasangan 2 tingkat selkon baru keliling pagar diperkirakan 100 meter kurang lebih.
Kata warga padahal, rehab SDN Cibugel 1 itu menyedot anggaran sebesar Rp.197.131.000 Juta yang bersumber dari APBDP Kabupaten Tangerang tahun 2020.
Terkait dengan hal itu, Guru dan orangtua dan masyarakat mengharapkan kepada Dinas Tata Ruang dan Bangunan (DTRB) Kabupaten Tangerang, segera memeriksa SDN Cibugel 1, Kecamatan Cisoka, tersebut.
Agar keamanan dan kenyamanan siswa siswi terjaga bila sudah tiba waktu kegiatan belajar mengajar nantinya. (Sahat R.M & tim)
Leave a Reply